Berita

Lomba Bulan Bahasa SMP Negeri 3 Denpasar

  

Dalam rangka memperingati bulan Bahasa yang jatuh pada bulan Oktober 2015 ini, Kepala SMP Negeri 3 Denpasar beserta Ibu/Bapak guru pengajar pelajaran bahasa (Bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Bali) berkomitmen untuk menumbuhkan kecintaan dan meningkatkan keterampilan berbahasa siswa SMP Negeri 3 Denpasar. Keterampilan berbahasa yang harus dimiliki siswa mencakup 4 hal di antaranya keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Keterampilan menulis merupakan keterampilan yang paling kompleks di antara keterampilan lainnya. Kegiatan menulis akan menuntun siswa untuk berpikir kritis menyikapi berbagai isu yang berkembang saat ini.

Berdasarkan hal tersebut, kami menyelenggarakan lomba menulis essai yang bertajuk “Harapan untuk Kotaku Denpasar.”  Melalui kegiatan ini diharapkan siswa mampu menunjukkan keterampilan menulisnya dalam mengapresiasi program pemerintah Kota Denpasar, mengkritisi dan memberikan solusi permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan penataan kota di bidang kebersihan, pendidikan karakter remaja, dan upaya hemat energi untuk masa depan.

Kegiatan Bulan Bahasa ini di selenggarakan mulai dari tanggal 1 Oktober sampai dengan tanggal 28 oktober 2015. Yang di mulai dari sosialisasi lomba, penulisan essai hingga pengumuman juara dari setiap lomba yang bertepatan juga dengan Upacara Hari Sumpah Pemuda.

Adapun juara-juara dalam rangka Bulan Bahasa tahun 2015 :

KELAS VII

JUARA LOMBA MEMBACA PUISI BAHASA INDONESIA (PUTRA)

JUARA

NAMA

KELAS

TOTAL NILAI

I

I Kadek Wira Sasmita

VII E

790

II

I Gede Ari Wirya Palguna

VII A

783

III

Ngurah Keshawa Satya Santiarsa

VII B

745

 

JUARA LOMBA MEMBACA PUISI BAHASA INDONESIA (PUTRI)

JUARA

NAMA

KELAS

TOTAL NILAI

I

Keytline Pricilla Putri M.

VII A

795

II

Putu Meiska Adinda Putri

VII G

771

III

Ni Nyoman Anggun Gagoni

VII F

748

 

JUARA LOMBA MEMBACA PIDATO BAHASA INDONESIA

JUARA

NAMA

KELAS

TOTAL NILAI

I

Gede Aryana Saputra

VII E

284

II

Putu Audi Mas Maharani

VII A

268

III

Ni Kadek Rania Utari

VII F

248

 

KELAS VIII

JUARA LOMBA MEMBACA PUISI BAHASA BALI (PUTRA)

JUARA

NAMA

KELAS

TOTAL NILAI

I

Gede Bagus Windu Yoga Ananda

VIII A

1332

II

Putu Denny Artina Mahendra

VIII E

1325

III

Gede Bayu Bramantara

VIII D

1289

JUARA LOMBA MEMBACA PUISI BAHASA BALI (PUTRI)

JUARA

NAMA

KELAS

TOTAL NILAI

I

A.A. Ayu Agung Amandya Oka

VIII G

1330

II

Ni Komang Chitra Dewi Nirmala Sari

VIII F

1278

III

Mutiara Diva Rahmadani

VIII D

1266

 

JUARA LOMBA MEMBACA PIDARTA BAHASA BALI

JUARA

NAMA

KELAS

TOTAL NILAI

I

Ni Kadek Unik Jayanti

VIII B

256

II

Ni Luh Wayan Putri Dewi Angelina

VIII D

253

III

Ni Made Kumbha Mella Sarasvati Devi

VIII E

251

 

KELAS IX

JUARA LOMBA STORRY

JUARA

NAMA

KELAS

TOTAL NILAI

I

Sang Ayu Made Tamara Viansia

IX I

280

II

Anak Agung Sagung Anom T

IX J

277

III

Putu Dian Laksmi A. Putri

IX E

264

 

JUARA LOMBA KEBERSIHAN KELAS

KELAS VII

JUARA

KELAS

TOTAL NILAI

I

VII H

1775

II

VII A

1735

III

VII G

1730

 

KELAS VIII

JUARA

KELAS

TOTAL NILAI

I

VIII E

1790

II

VIII F

1750

III

VIII B

1720

 

KELAS IX

JUARA

KELAS

TOTAL NILAI

I

IX A

1720

II

IX H

1710

III

IX J

1700

 

 

 

 

Sambil Tinjau MOS Walikota Apresiasi Pengolahan Limbah SMPN 3 Denpasar

Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra sangat apresiasi dengan sekolah yang terus melakukan inovasi dan kreativitas. Salah satu sekolah favorit penuh inovasi adalah SMPN 3 Denpasar. Sambil memantau pelaksanaan MOS, Senin (27/7) kemarin, Walikota Rai Mantra juga meninjau pusat pengolahan limbah sekolah ini.

Walikota Tinjau MOS dan Pengolahan Limbah SMPN 3 DenpasarKehadiran orang nomor satu di Kota Denpasar ini diterima langsung Kepala SMPN 3 Denpasar, I Wayan Murdana, S.Pd., M.PSi., didampingi para Wakasek, guru dan pengurus OSIS. Walikota Rai Mantra tak hanya bangga dengan peserta MOS yang ketika diuji mampu menunjukkan karakter siswa yang baik, juga bangga dengan inovasi pusat pengolahan limbah sekolah yang baru dibangun dan proses bank sampah milik sekolah ini. ‘’Saya yakin anak-anak peserta MOS di sekolah ini sudah berkarakter,’’tegasnya.

Wayan Murdana menegaskan, SMPN 3 Denpasar secara kontinyu melaksanakan visi sekolah yakni berprestasi internasional, berbudaya lingkungan dan berakhlak mulia. Hal itu diwjudkan dimana SMPN 3  sudah memiliki satgas keamanan kebersihan, Polisi Keamanan Sekolah (PKS). Belum lama ini juga sudah diluncurkan bank sampah  dan inovasi teranyar memiliki pusat pengolahan  air limbah. Caranya bekas air kamar mandi di semua sudut sekolah ini diolah secara sederhana hasilnya dapat dipakai untuk menyiram tanaman dan halaman sekolah. Dengan demikian siswa dibiasakan hidup hemat dengan air.

Para peserta MOS pun diberikan pemaparan soal pengolahan limbah. Makanya dia menegaskan MOS di SMPN 3  Denpasar yang diikuti 280 siswa pas dengan tema utama yang sejuk, menyenangkan, berkarakter dan berbudaya. Murdana menekankan MOS menekankan pembentukan sikap mental siswa mengutamakan menumbuhkan  karakter siswa yang terbaik.

MOS selama empat hari ini juga diisi dengan berbagai ceramah tanpa ada praktik perpeloncoan. Di antaranya pembinaan budi pekerti, kunjungan social serta yoga bersama di lapangan KONI. Pembinaan sikap mental ditempa lewat disiplin, kerapian, tanggap lingkungan dan menumbuhkan rasa hormat kepada orangtua dan warga sekolah.

Sekolah ini juga sudah mulai menggelorakan rasa kebangsaan dengan lagu Indonesia Raya dan perjuangan sebelum awal pelajaran dan mengakhiri pelajaran dengan lagu-lagu daerah Bali. Ini sebagai bukti  SMPN 3 Denpasar menanamkan rasa nasionalisme bangsa dari sejak dini.

Wayan Murdana menegaskan, MOS sejuk, sehat dan berbudaya tak boleh sebatas kulit luarnya saja melainkan benar-benar menyentuh nilai-nilai luhur budaya Bali sehingga kita tak sekadar menanamkan budaya kulit. Gotong royong dan membantu sesama adalah nilai luhur budaya Bali. Makanya pas kalau MOS diisi dengan kegiatan sosial dan kebersihan bersama masyarakat.

 

--

sumber: denpost

Daftar NUN/NEM Terendah PPDB Tahun 2014 SMA Negeri di Denpasar

Berikut adalah rekapan data nilai UN/NUN terendah pada PPDB tahun 2014:

NAMA SEKOLAH NUN TERENDAH NUN TERTINGGI
SMAN 1 DENPASAR 36,70 39,10
SMAN 2 DENPASAR 34,85 37,65
SMAN 3 DENPASAR 36,35 39,15
SMAN 4 DENPASAR 36,35 39,40
SMAN 5 DENPASAR 34,45 38,10
SMAN 6 DENPASAR 33,80 36,95
SMAN 7 DENPASAR 35,95 38,70
SMAN 8 DENPASAR 34,65 38,70

SMP Negeri 3 Menjadi Juara Umum 2 Porjar Kota Denpasar

JUARA PORJAR SISWA SMP NEGERI 3 DENPASAR

BEBERAPA KEJUARAAN ANTAR PELAJAR

Tahun Pelajaran 2014-2015

 

No

Cabang

Perolehan Medali

Emas

Perak

Perunggu

1

Judo

1

2

 

2

Pencak Silat

 

1

 

3

Taekwondo

3

2

3

4

Karate

3

1

2

5

Senam

6

 

 

6

Renang

12

12

4

7

Tennis Lapangan

1

1

1

8

Tenis Meja

 

1

1

9

Catur

 

 

1

10

Panjat Tebing

3

1

1

11

Bulu Tangkis

 

1

 

12

Atletik

 

 

1

Jumlah

29

22

17

 

Dengan perolehan medali tersebut SMP Negeri 3 Denpasar menjadi Juara Umum 2 pada Porjar Kota Denpasar tahun 2015.

Perayaan Puncak HUT Ke-36 SMPN 3 Denpasar

Puncak HUT Ke-36 SMP 3 DenpasarSerangkaian perayaan Puncak HUT Ke-36 SMP Negeri 3 Denpasar yang jatuh pada tanggal 1 April 2015. SMP Negeri 3 Denpasar menjadi satu-satunya sekolah yang dijadikan pilot project penerapan bank sampah di Bali.

Keberadaan bank sampah SMP Negeri 3 Denpasar tersebut secara resmi dibuka oleh Kadisdikpora Kota Denpasar Ir. IGN Eddy Mulya, S.E.,M.Si. Kepala sekolah I Wayan Murdana, S.Pd, M.Psi mengatakan, pendirian bank sampah sebagai wujud kepedulian kita terhadap lingkungan dan memperkuat pendidikan karakter anak yang peduli lingkungan dari masa sekolah.


“Kami kelola bank sampah itu agar lingkungan menjadi bersih. Sekaligus ini untuk mendidik siswa mencintai lingkungannya,” jelas Kepsek demikian.

 

 

Bank Sampah SMP 3 Denpasar

Pendirian bank sampah itu mendapat apresiasi besar dari kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya yang menjelaskan bahwa SMP Negeri 3 Denpasar layak jadi pusat pengembangan pendidikan karakter.


Menurut Kadisdikpora, hal itu tidak berlebihan. Dengan prestasi yang dicapai, seluruh warga di sekolah mampu mengembangkan pola pendidikan karakter yang dapat memberikan efek positif kepada masyarakat sekitar. Indikator itu juga terlihat dari banyaknya kegiatan yang dilakukan oleh siswa di luar kegiatan non akademis. Beliau mencontohkan, pengembangan karakter di sekolah itu terintegrasi dengan lingkungan sekitar.


“Contohnya banyak. Disini siswa dibekali spiritual dengan baik dengan mentalitas yang bagus, disiplin, pembangunan lingkungan hingga kegiatan akademis seperti kemampuan berbahasa asing yang luar biasa,” ungkap Eddy Mulya demikian.


Selain itu Kadisdikpora Denpasar juga memberikan applaus atas prestasi para peneliti muda asal sekolah itu. Secara khusus, ia mengharapkan SMP Negeri 3 juga menjadi pusat penelitian dan berkumpulnya para peneliti muda. Fakta itu, menurutnya, didasarkan pada prestasi penelitian yang dilakukan oleh siswa-siswi sekolah itu.


Prestasi penelitian itu bahkan disebut Kadisdikpora sebagai ciri khas lain selain pendidikan karakter di SMP Negeri 3 Denpasar.
“Dari 18 pendidikan karakter yang dikembangkan pada kurikulum ini sudah terintegrasi dengan baik. Jadi tidak berlebihan kalau kita mengatakan, pusat pendidikan  karakter ini akan jadi imbas bagi sekolah lain,” ungkapnya demikian.


Pihaknya berharap, SMP Negeri 3 Denpasar tetap melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mempertahankan pencapaian prestasi yang ada. 

Setelah pembukaan bank sampah dilanjutkan acara puncak pemotongan tumpeng dan berbagai hiburan dari siswa dan guru. Serta penyerahan hadiah dan piala bergilir bagi siswa SD yang mengikuti lomba dalam serangkaian HUT SMP 3 Denpasar. Pada akhir acara disuguhkan persembahan hiburan dari guru smp 3 denpasar yaitu tari janger yang dipentaskan dengan sangat meriah dan menarik.

Tari Janger Para Guru SMP 3 Denpasar

( Tari Janger Guru SMP 3 Denpasar )